Manfaatkan Lahan mati untuk berkebun sayuran kangkung

berkebun sayuran kangkung – Ditengah bayangan alih fungsi lahan daerah perkotaan mirip Kota Bandung, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Komunitas Petani belia, Kecamatan Ujungberung konsisten berkebun meski huma pertanian kian menyempit.

Bermodal kemandirian serta sinergitas beserta pemerintah kecamatan dan pemilik tanah, panen perdana sayuran hasil penanaman di lahan tidur 8442 meter persegi akhirnya terwujud.
ketua Komunitas petani muda Ujungberung Susmiaji berkata, setahun terakhir enam anak muda kelurahan Pasanggrahan mulai menyemai benih kangkung, sawi, bayam serta padi pada atas lahan pribadi biasa disebut botanical garden pictures, sebelum beralih fungsi jadi bangunan.

Kuntungan berkebun sayuran kangkung

“Komunitas dibentuk menjadi upaya mencetak generasi muda sebagai petani sebagaimana yg telah dilakukan nenek moyang kita, di lahan sempit ini kami belajar berkebun sekaligus berwirausaha bidang pertanian,” kata beliau yang akrab disapa Kang Aji ini,

menurut dia, saat ini kesadaran generasi muda akan pentingnya pertanian sebagai bagian dari menciptakan ekuilibrium alam mulai terkikis modernisasi. Keadaan diperparah menggunakan kian sempitnya huma pertanian yang tergerus alih fungsi bangunan komersil juga rumah tinggal.

berkebun sayuran kangkung

Cara berkebun sayuran kangkung

“Kami sadar lahan kian sempit, terlepas asal itu, ini bagian kecil kami menyampaikan motivasi pada generasi belia buat ikut mewujudkan swasembada pangan Kota Bandung,” istilah pemenang penghargaan pengurus karang taruna tingkat nasional dari Menteri Sosial ini.

Baca Juga  Konsentrasi Jurusan Kuliah Manajemen Bisnis

menggunakan kapital kantong eksklusif enam orang anggota sebesar Rp2 juta, komunitas bisa menanam 8442 meter persegi bayam 1400 meter persegi, kangkung 42 meter persegi timun dan tomat.

“Panen perdana kemarin bruto Rp1 juta, tapi ke depan panen 2 minggu sekali. Pemasaran masih andalkan pasar tradisional ujungberung,” katanya.

Manfaat berkebun sayuran kangkung

Ke depan, lanjut beliau, komunitas akan berusaha aporisma menggarap lahan ygterdapat sebelum pemilik tanah membangun.
Camat Ujungberung Taufiq mengapresiasi komunitas petani muda ini, konsistensi mereka pada menyebarkan pulang nilai pertanian pada tengah modernisasi waktu ini patut diacungi jempol.

dalam rangka mewujudkan generasi penerus, penggerak dan pelopor yg inovatif pada bidang pertanian perlu upaya pengembangan generasi muda pertanian yg terstruktur, sistematis,” ucap Camat.

Kunci sukses berkebun sayuran kangkung

Komunitas ini, kata beliau, menjadi bagian berasal kiprah serta pemuda dalam mendukung acara Daulat Pangan masyarakat Kota Bandung, apalagi anggota komunitas artinya pemuda anak petani pra sejahtera.

“Kami akan terus melakukan pendampingan serta bimbingan agar komunitas petani belia menjadi pelopor bagi pemuda lain di jawa barat dan nasional,” katanya.